Word Of Wisdom

PORTFOLIO US Options

Portfolio US Options

PORTFOLIO Forex

Portfolio Forex

Portfolio IHSG

Porfolio IHSG
Thursday, 28 January 2010 05:52

Word Of Wisdom : Perhatikan DETAILnya!

Written by Lumen Coach

 

SELALU PERHATIKAN DETAILNYA !

1) Bukan BATU KARANG yang besar yang akan membuat anda terjatuh, melainkan sebuah BATU KERIKIL KECIL

Dibiayai oleh hartawan Amerika, J.P. Morgan dan perusahaannya International Mercantile Marine Co., pada tanggal 31 Maret 1909, dimulailah sebuah proyek Raksasa untuk membangun sebuah Kapal Penumpang terbesar, tercanggih, dan termewah pada jamannya. Kapal yang kemudian diberi nama RMS Titanic ini akhirnya selesai diproduksi pada 31 Mei 1911, dan perlengkapan dalam di selesaikan pada 31 Maret tahun berikutnya. Titanic memiliki panjang 269 meter (882 kaki 9 inci) dan 28 meter (92 kaki 6 inci) lebar, berat mati 46.328 ton, dan ketinggian dari permukaan air ke geladak setinggi 18 meter (60 kaki), benar-benar merupakan Kapal Raksasa super mewah saat itu.

Dinahkodai oleh Kapten Edward J Smith, Titanic untuk pertama kalinya berlayar meninggalkan pelabuhan Southampton, Inggris. Saking dahsyatnya, ombak yang dihasilkan kapal tersebut ketika pertama kali berlayar, membuat kapal penumpang New York yang berlabuh didekatnya putus tali tambatnya dan tertarik sekitar 1.20 meter dari Titanic sebelum kapal itu pergi.

Pada malam Minggu, 14 April, suhu menurun sampai tahap hampir beku dan laut tenang. Bulan tidak keluar dan langit cerah. Kapten Smith, mengetahui peringatan adanya bongkahan gunung es melalui komunikasi nirkabel semenjak beberapa hari lalu, telah mengubah haluan Titanic lebih jauh ke arah selatan. Pada hari Minggu pukul 13:45 waktu setempat, pegawai komunikasi nirkabel dari kapal uap Amerika memberi peringatan bahwa gunung es besar mengapung dalam jalur Titanic, tetapi peringatan ini tidak disampaikan ke dek pengawal. Sore itu, satu lagi laporan mengenai bongkahan gunung es besar yang banyak, kali ini dari Mesaba, juga gagal disampaikan ke dek pengawal.

Pada pukul 23:40 waktu setempat ketika berlayar di selatan Grand Banks di Newfoundland, pengawas Fredrick Fleet dan Reginald Lee melihat bongkahan gunung es yang besar tepat di depan kapal. Fleet membunyikan loceng kapal sebanyak tiga kali dan menelepon dek pengawal memberitahu, "Gunung es, tepat di depan!" Opsir Pertama Murdoch langsung mengarahkan kemudi ke sisi kiri dan mengurangi kecepatan, kemudian mundurkan mesin kapal. Tabrakan ternyata tidak dapat terelakkan, dan gunung es terapung tersebut bergesekan dengan bagian lambung kanan kapal, dan merobek badan kapal di empat bagian pertama dan mematahkan paku baja di bagian bawah kapal yang tertutup permukaan air sepanjang sekitar 91 m (300 kaki).

Malapetaka paling dahsyat dalam sejarah transportasi laut tidak dapat dielakkan. Dari semulai jumlah sekoci yang tersedia TIDAK AKAN mencukupi seluruh penumpang Titanic yang jumlahnya mencapai 2,223 penumpang. Dari jumlah tersebut hanya 706 orang selamat dan 1517 orang tewas.

Titanic

Secara keseluruhan, para ahli menyimpulkan bahwa penyebab utama musibah tersebut, adalah berasal dari HAL-HAL SEPELE (atau lebih tepatnya dianggap SEPELE), namun karena diabaikan, BERAKIBAT FATAL.

Selama satu minggu terakhir saya berada dalam suasana berkabung atas meninggalnya Papa Mertua saya yang sangat saya kasihi. Beliau meninggal akibat penyakit Kanker Paru2 yang sesudah berjuang selama dua tahun, tetap tidak berhasil dilawannya. Kepergian Beliau, merupakan kasus kedua dalam keluarga saya yang meninggal akibat Kanker Paru2. Beberapa tahun lalu, Tante (adik mama saya) yang saya kasihi, juga meninggal akibat Kanker Paru2. Uniknya lagi, kedua orang ini sama-sama BUKAN perokok.

Saya sendiri BUKAN Dokter, namun saya memiliki dugaan yang sesudah saya diskusikan dengan beberapa orang Dokter Ahli Paru-paru ternyata memberikan konfirmasi atas hipotesa / dugaan saya. Bahwa KANKER PARU2 disebabkan oleh hal-hal yang SANGAT SEPELE, TERLALU SEPELE bahkan, sehingga kita cenderung untuk ‘cuek’ / mengabaikannya. Kanker Paru-paru disebabkan karena kita menjadi ‘Passive Smoker’, ada orang yang merokok di sebelah kita, dan kita secara adaptif mentoleransi hal tersebut, tanpa berusaha untuk menjauhkan diri. Kita juga sering menhirup asap buangan kendaraan tanpa berusaha menutup hidung. Semuanya adalah hal-hal sepele. JUSTRU karena SEPELE itulah kita cenderung untuk mengabaikannya !

“Bukan BATU KARANG yang besar yang membuat orang terjatuh, melainkan sebuah kerikil kecil.”

2) LUAR BIASA adalah HANYA sedikit lebih baik daripada YANG TERBAIK

Bertahun-tahun yang lalu, saya punya hobby sebagai Penikmat Audiophile, yakni mendengarkan music dengan berbagai perangkat Audio super canggih. Sejak tahun 2000-an, karena tidak sesuai dengan prinsip ‘menunda kesenangan’ / ‘delay gratification’ Robert Kiyosaki, hobby ini perlahan-lahan mulai saya tinggalkan karena hobby ini ternyata disamping ‘Tidak Ada Habis-habisnya’ juga ‘bisa bikin kantong Habis-habisan’.

Jika anda mulai mencoba menikmati Audiophile, besar kemungkinan anda TIDAK akan tahu bedanya antara Sound System seharga belasan juta, dengan Sound System seharga puluhan atau bahkan ratusan juta. Anda butuh seseorang Audiophile Professional yang duduk disamping anda, dan menempatkan anda tepat di tengah2 antara kedua speaker floorstander yang sedang diuji, kemudian dia akan meminta anda untuk memejamkan mata, dan mulai ‘bermain’ dengan imajinasi anda melalui suara yang dihasilkan oleh sound system yang anda dengarkan. Secara perlahan anda mulai bias merasakan seolah2 kehadiran sang vokalis berada tepat didepan anda, sedang melantunkan lagu favourite anda, sementara tepat di belakangnya agak ke kanan, ada sang pianis mengiringi sang penyanyi. Kemampuan suatu sound system stereo menghasilkan ‘imajinasi’ tiga dimensi seperti diatas, seringkali dikenal dengan istilah ‘Sound Staging’ suatu pengalaman audiophile yang BARU BISA anda rasakan ketika anda benar-benar serius duduk tepat pada posisi tertentu (biasanya di tengah dengan jarak tertentu di depan speaker), anda juga berada dalam kondisi rileks, memejamkan mata, dan membiarkan imajinasi anda bermain.

Perhatikan, hanya demi perbedaan yang BARU ANDA BISA RASAKAN ketika berada dalam kondisi tertentu, seseorang rela merogoh kocek puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Perbedaan yang oleh kebanyakan orang cenderung sepele, namun perbedaan kecil yang sepele itu nilainya Ratusan Juta rupiah.

Speaker

Martin Logan Summit – Electrostatic Floorstander, vs Acoustic Energy Floorstander, perbedaan keduanya hanya bisa dirasakan bilamana anda benar-benar fokus, konsentrasi akan semua instrument music dan vokal yang dihasilkannya. Perbedaan detail tersebut mengakibatkan harga keduanya terpaut ratusan juta rupiah.

Definisi LUAR BIASA adalah “HANYA SEDIKIT lebih baik dari yang TERBAIK”.

Beberapa orang yang pernah bekerja dengan saya, kadang sering menuding saya ini terlalu bawel, cerewet, karena hal-hal sepele seringkali saya permasalahkan. Beberapa sering juga menuding saya perfeksionis. Saya maklum semuanya itu. Masalahnya adalah, saya berusaha untuk TIDAK PERNAH melihat sesuatu yang kecil dan sepele itu SEPELE. Pengalaman membuktikan bahwa MALAPETAKA selalu terjadi akibat orang mengabaikan hal-hal yang dianggap SEPELE.

3) KUASAI HINGGA KE DETAIL2NYA TERLEBIH DAHULU SEBELUM ANDA TRADING LIVE !

Pada chatting Rabu, 20 Januari 2010, seseorang partisipan pemula asal Jakarta, mempertanyakan hal ikhwal tradingnya yang loss karena dua kali pasang posisi Sell option atas bawah di ZB padahal menurut Lumen Coach (saya) di Seminar, Strategy Sell far OTM Option on Futures memiliki kemungkinan untung 90% lebih. Bukankah semestinya strategy ini aman? Kok bisa Loss sampai dua kali? Beberapa orang partisipan lama menimpali bahwa ada teman-temannya yang bahkan accountnya habis menggunakan strategi tersebut.

Yang pertama, pembuktian atas Probability of Winning saya lakukan dengan menggunakan Option Strategy Calculator yang didasarkan oleh Monte Carlo Distribution suatu system yang diakui oleh OIC guna mengukur probabilitas option expiry. Perlu diingat bahwa pembuktian tersebut SELALU saya lakukan dengan menggunakan underlying ES (eMini S&P500) BUKAN ZB (30 Years Treasury Bonds), dimana Option yang di-Sell to Open adalah Option yang jangka waktu Maksimal 2 (dua) bulan, dan berjarak FAR OTM sekurang-kurangnya 2 (dua) kali ATR (Average True Range) Underlying yang bersangkutan.

Saya juga TIDAK PERNAH memasang posisi Sell far OTM Call dan Put LANGSUNG secara bersamaan. Analisa pasar tetap saya lakukan, dan dari situ baru kemudian ditentukan apakah Sell Far OTM Call atau Sell Far OTM Put. Kemudian, tergantung kondisi pasar sesudah itu, TANPA menutup posisi yang pertama, saya baru kemudian memasang posisi hedgingnya, jika semula memasang posisi Sell far OTM Put, maka kini saya pasang Sell Far OTM Call.

Yang terakhir, saya juga TIDAK PERNAH menunggu sampai kedua option expired worthless. Ketika Premi Option tinggal sedikit (biasanya dibawah USD 100), posisi tersebut langsung saya Buy to Close.

Dari chatting, saya tidak berhasil menemukan Detail Posisi Trading ZB yang dimaksudkan. Saya tidak bisa menemukan Strike berapa dan bulan apa yang di Sell to Open. Dugaan saya dari awal (mohon maaf sebelumnya) ybs tidak tahu berapa Probability of Winning Trading yang dilakukannya. Perlu diingat bahwa ZB adalah Treasury Bonds Futures, dimana symbol ZB tidak diakomodasi di Nusa2, sehingga untuk mengukur Probability of Winning tersebut, perlu dilakukan konversi ke TLT (iShares Lehman 20+ Year Treasury Bond Fund).

Pertanyaan terakhir dari saya, sudahkah anda melakukan semua detail yang saya bahas diatas? Bingung dan tidak paham? Saya bisa mengerti, dan dalam kesempatan ini ijinkan saya bertanya, bijaksanakah, jika detail2 tersebut masih bingung dan tidak paham, namun langsung trading dengan Real Money?

Sebagai Lumen Coach, dengan segala kerendahan hati dan bukan bermaksud menggurui, saran saya adalah lakukan virtual trading terlebih dahulu, sesudah konsisten profit, mulailah dengan real money.

Memang kedengarannya sepele, ngapain harus virtual? Ngapain sih musti mempelajari sampai ke hal2 yang paling detail? Yang penting khan cuan? Strategynya khan sudah memiliki probability of winning tinggi?

Mungkin pertanyaan yang sama juga dialami oleh para awak kapal Titanic dahulu, Kapalnya khan hebat, super kuat, ngga bakalan tenggelam. Ngapain sih perlu repot2 ngurusin iceberg kecil2, ngapain pula musti menyiapkan sekoci dengan kapasitas total penumpang, toh kapalnya ngga akan tenggelam.

 

 

 


You are here: Home Traders Blog Word Of Wisdom

Contact Us

Our Office Thamrim Residence
Office Park Unit RA 09
Jl. Kebon Kacang Raya,
Jakarta Pusat Indonesia
Sample image +6221-23579858
+6221-23579859
Email Us support@smstradingalert.com

Our partners

logoOptions
logoForex